Thursday, May 28, 2015

Road Trippin

As another long weekend approaches, put your sunnies on and go for a road trip. Here's some tunes you need to add on your playlist:


1. Rachael Yamagata - 1963


2. M83 - Year One, One UFO


3. Elephant Kind - Scenario ll


4. Dialog Dini Hari - Lengkung Langit


5. Beirut - Santa Fe


6. Real Estate - It's Real



Sunday, May 3, 2015

Hari yang Bersinar dan Berpijar

12:00 AM


Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun berganti. 

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Sehat wal afiat dan segala hal baik menyertai. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7. 



Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya. 

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Panjang umur dan murah rezeki. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7. 


Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Selalu disibukkan dengan hal-hal baik yang memberi kehidupan. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7. 

Hujan deras menyertai, kata orang pertanda baik. Pertanda akan dimurahkan rezekinya. Semoga berkah. 

05:37 PM

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Sehat wal afiat dan segala hal baik menyertai. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7. 

Agaknya awan masih ingin melepaskan rindunya kepada tanah. Padahal senja sudah bersiap menebar pesona. Senja sudah tidak sabar ingin mulai menari dengan semburatnya dan mengejawantahkan sebuah titah seperti lagu Sheila on 7. Tetapi awan tetap bersikeras untuk tidak beranjak melepaskan rindunya.



Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Selalu dalam lindungan-Nya. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

Time flows in strange way on sunday kalau kata Haruki Murakami. Ya, ini hari minggu. Di jam yang sudah semestinya digunakan untuk berlapang dada (layaknya judul lagu Sheila on 7) merelakan perpisahan dengan pagi, siang dan senja di hari Minggu. 


Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Sekali lagi selamat ulang tahun, to whom it may concern. Selalu berbahagia dalam merayakan kehidupan. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

Sudah malam, waktunya padamkan bara. Waktunya pejamkan mata dan tiada lagi berkata seperti layaknya lagu Sheila on 7.

Selamat Malam, salam olahraga. 

Note: tulisan ini bukan mengenai lagu Sheila on 7.


Dirgahayu! 



Wednesday, April 29, 2015

Selamat Hari Tari Sedunia !

Mari bergembira dan merayakan hari ini. Sebetulnya tidak hanya hari ini saja, ada baiknya dirayakan dan dimaknai setiap harinya. Terutama bagi saya, kami dan kalian para penari di seluruh dunia.
Tanggal 29 April ditandai sebagai Hari Tari Sedunia. Tapi sepertinya para penari selalu bergembira dan memaknai hari-harinya dengan aneka tarian.

Berbicara soal tarian, terlalu banyak jenis-jenis tarian yang ada di dunia ini. Di Indonesia sendiri bahkan ada beribu-ribu macam tarian. Sudah hampir dua tahun belakangan ini saya mempelajari tarian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Tidak mudah menarikan tarian tradisional Indonesia, terutama yang sebelumnya belum terbiasa dengan pakem-pakem tari daerah. Apalagi yang namanya tarian-tarian dari daerah di Indonesia yang setiap daerahnya memiliki pakemnya masing-masing.

Bagi saya pribadi, belajar tari tradisional memiliki tinggal kesulitan yang berbeda berdasarkan darimana tarian tersebut berasal. Kalau ditanya mana yang paling susah, saya akan jawab semuanya. Karena tidak ada tarian yang mudah. Semua butuh proses yang mana (terkadang) menyakitkan. Tetapi kemudian, seiring berjalannya waktu, semua akan terasa mudah karena terbiasa. Bukan karena tarian tersebut mudah.

Pelatih tari di mana tempat saya bergabung KISS, pernah mengatakan "Seorang penari pastilah (atau sudah semestinya) orang yang cerdas. Karena ia harus menyelaraskan gerak, irama dan rasa. Semua hal yang ada di kepala terlalu banyak, bayangkan diatas panggung dihadapan banyak orang ketika seorang penari melakukan kesalahan ia harus segera mengambil tindakan agar tetap terlihat indah".

Jadi, jika kalian sedang menonton pertunjukkan tarian, apresiasilah perjuangan para penari tersebut. Percayalah, mereka menari dari lubuk hati yang paling dalam. Semua penari adalah orang-orang yang ingin menari. Orang-orang yang menyampaikan hal-hal yang tak tersampaikan melalui like gerak, alunan nada dan rasa.

Selamat Hari Tari Sedunia !


Pict by Jessica Claire Chang